Apakah mungkin cincin bisa melonggar tiba-tiba? Ada cincin yang modelnya saya sukai. Cincin itu saya pilih karena memang suka dengan ukuran hiasan di atasnya, juga karena pas di jari yang memang ingin saya beri cincin. Sebelumnya di jari itu memang pernah ada cincin yang saya pakai, tetapi saat itu saya terpincut dengan cincin baru itu. Ketika pertama kali coba, ukurannya pas. Saya pun nyaman ketika memakainya meski untuk waktu yang lama hingga berjam-jam. Sebulan pertama tampak menyenangkan. Bulan kedua mulai terasa longgar. Bulan ketiga, sudah sempat terlepas tanpa saya sadar. Hari itu saya terkejut sekali. Cincin itu tetiba lepas terjatuh dari jemari yang biasa mengenakannya. Itu adalah kali pertama saya sadar bahwa cincinnya telah melonggar. Apakah memang demikian? Apakah cincinnya benar-benar bisa melonggar? Atau justru jari saya yang mengecil dan mengerut? Seperti tertabrak sesuatu tanpa sengaja, hari itu saya bingung bagaimana mesti meresponsnya. Saya tetap memaksakan...
Mengulik Perkembangan AUD dari Perspektif Ibu-Pekerja “Menikah, Apakah Harus Memiliki Anak?” Itu adalah pertanyaan prolog yang dibahas oleh penulis dalam buku Perkembangan Anak Usia Dini: Tinjauan Praktis Seorang Ibu Bekerja. Pertanyaan di awal bab itu menjadi pemantik yang cukup bikin saya penasaran dan ingin pula membicarakannya dengan calon pasangan saya di masa depan. Perlu ada kesatupaduan tentang tujuan dan ekspektasi bersama--yang kalau saat ini saya ditanya, akan saya jawab bahwa saya ingin menjadi seorang ibu. Awalnya saya tidak begitu menangkap arah dari pembahasan yang coba digiring oleh penulis sejak bab awal. Kenapa buku tentang “perkembangan anak usia dini” membahas sejak prakonsepsi adanya anak? Kemudian, saya teringat tentang buku lain yang setali tiga uang dengan bab pertama dalam buku ini, yakni Prakonsepsi Sehat Bayi Lahir Sehat (Ayudia, F., 2022; Bintang Semesta Media). Buku tersebut membahas berbagai aspek penting yang perlu diperhatikan sebelum kehamilah, se...